Bogor Bidik Efek Ekonomi dan 100 Emas di Porprov Jabar 2026
![]() |
| Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin (Foto : RRI/Sony) |
KOTA BOGOR— Pemerintah Kota Bogor memproyeksikan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor perhotelan, kuliner, dan usaha pendukung lainnya.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyatakan status Bogor sebagai tuan rumah bersama Depok dan Bekasi diyakini menghadirkan efek berganda yang signifikan.
“Multiplier effect-nya tidak hanya pada peningkatan ekonomi, tapi juga keterlibatan masyarakat yang akan merasakan langsung dampaknya,” ujar Jenal di Balai Kota Bogor, Selasa.
Indikasi awal pergerakan ekonomi mulai terlihat. Sejumlah hotel di Kota Bogor sudah menerima pemesanan dari kontingen daerah lain yang akan bertanding maupun menjalani pemusatan latihan. Kondisi ini diperkirakan akan memperkuat sektor jasa akomodasi dan kuliner dalam beberapa bulan ke depan.
“Beberapa hotel sudah dibooking oleh daerah lain yang akan melakukan kegiatan di Bogor,” katanya.
Tak hanya itu, sektor transportasi, UMKM, hingga jasa penunjang lainnya juga diprediksi ikut terdorong. Pemerintah kota berharap momentum ini berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai tuan rumah, Bogor akan menggelar sekitar 20 cabang olahraga. Untuk mendukung pelaksanaan, Pemkot mengalokasikan anggaran Rp55 miliar dari APBD. Anggaran tersebut difokuskan pada kesiapan venue, pembinaan atlet, insentif, serta kebutuhan teknis pertandingan.
Jenal menegaskan belanja seremonial ditekan agar anggaran lebih efektif dan berdampak langsung pada performa atlet.
Di sisi prestasi, Kota Bogor menargetkan lonjakan signifikan dengan membidik 100 medali emas, naik dari capaian sebelumnya sebanyak 65 emas. Target ini diposisikan sebagai indikator keseriusan daerah, bukan sekadar ambisi simbolik.

Post a Comment