Duka Jawa Barat untuk Prajurit Perdamaian yang Gugur di Lebanon

Table of Contents

 


BANDUNG — Kabar gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon membawa duka mendalam bagi masyarakat Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa tersebut melalui pernyataan pada Selasa, 1 April 2026.

Dalam pernyataannya, Dedi menyebut duka ini bukan hanya milik keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat. Para prajurit tersebut gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia di wilayah konflik, sebuah tugas yang tidak hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga harapan akan perdamaian global.

Dari tiga prajurit yang gugur, salah satunya merupakan putra daerah Jawa Barat asal Kota Cimahi, yakni Zulmi Aditya berpangkat Kapten Infanteri. Dedi menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.

Menurutnya, pengabdian para prajurit yang gugur tidak akan sia-sia. Tugas yang mereka jalankan akan menjadi bagian dari catatan panjang sejarah misi perdamaian dunia, dan menjadi bukti bahwa prajurit Indonesia turut mengambil peran dalam menjaga stabilitas dunia.

Ia juga menyampaikan harapan agar berbagai konflik global yang masih terjadi dapat segera berakhir, sehingga perdamaian dunia benar-benar dapat terwujud. Dalam kesempatan tersebut, Dedi turut mendoakan masyarakat agar diberikan kelancaran dalam menjalani aktivitas, serta dijauhkan dari berbagai hambatan dan kesulitan dalam kehidupan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa tugas prajurit perdamaian bukanlah tugas ringan. Di balik seragam dan tugas negara, ada keluarga yang menunggu kepulangan, dan ada pengorbanan besar yang sering kali tidak terlihat oleh banyak orang.

Post a Comment